• Home
  • About
  • Friends
  • Stuff
facebook twitter instagram Google+ bloglovin Email

Annisa's Blog

 people might be mad at me because of this? i don't feel like i need to have an ambition. i just love doing my things. cause everything turns into an anxiety every time i see it as a ... goal? a something that i need to achive. gua inget pas SD ada hafalan surah. gua belum hafal dan gua mau ke sekolah. gua inget gua paling terakhir balik les matematika karena gua ga hafal cara ngitung yang -+ gitu-gitu, pas di jalan pulang dijemput gua nangis banget. gua inget setiap pagi kamis bangun lebih awal buat ngafalin hadist. i think all of those things traumatize me alot.

 and now i'm here doing my thesis. awikwok. all of my friends are done i mean mereka udah sidang semua, LIKE SEMUA i told y'all. dan gua masih di sini. mau nyolder antena gue. gua jadi questioning, mungkin karena gua terlalu banyak meremehkan kehidupan? mungkin karena sebenernya potensi gua ga sebagus orang lain? dan gua ... ga take 4x steps.

but i talk to oomf this evening. is that okay if we don't have ambition? 

1. Gua inget punya percakapan bersama nyokap, what if i'm not success like SUCCESS? Punya mobil bmw tinggal di kemang liburan ke eropa tiap bulan awikwok. people struggle. what if i just eat something that we gather or pancing atau telur dari ayam petelur yang kita punya? "It's okay," she said. 

2. "Kita guru-guru ga berharap tiap orang jd lulusan ivy league, nemuin obat kanker atau peraih nobel. kita cuma mau lebih banyak orang yang suka belajar dan eksplorasi apapun. jalanin hidup, sepenuh hati, bantu orang lain dengan apa yng lu tau. gaada yang salah dengan jadi 'orang biasa'." - bang pras zen edu yang gua masih bacain blognya sampai detik ini. 

gua gatau orang-orang ini masih dengan prinsip yang sama atau engga, tapi since that itulah pegangan hidup gua. i love exploring things. gua bahkan baca bukunya david bodanis electric universe to found out what my topic is, i skimming balanis book, buku yang gua gatau exsist sebelumnya.

i found this happy tp sebatas yaudah me happy to read a good phrase, tp being an engineer, bukan lagi ternyata? to optimize something HUFT capek banget draining. but i think the core is because i dont give a 100% of energy mybe???

 despite of that, things that we talk this evening is "should people explore all of their potential?" and the potential we talk here is alot of resources. i mean work hard, paid hard. become a rich man in babylon. 

 2 juta tahun---12.000 tahun---zaman kerajaan---era modern.

we do the evolution and revolution. dalam jarak sebegitu cepatnya kita harus compete? mengikuti zaman, bekerja dan explore all of our potential?

 jujur gua pun ga mengerti explore all of potential ini gimana awikwok. u just hustle and u money oriented. slow down and take a deep breath to live a life. i wont say to the fullest because what a parameter of the fullest here awikwok.

just life man. scroll. crawl in ur bed. get tuku and talk and eat something good. maybe this is because in my brain that i have my safety net and i choose people that not a hustler kali ya wkwkwk. terus ini pembahasan bisa geser ke "what's the meaning of life?" since me is nihilism, i can't say anything wkwk. 

honestly, its not going anywhere. WKWKWK. yaudah lah ya.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

 Duh per'mating-game'an ini gak pernah selesai rupanya dari zaman gue lulus SMA--covid, sampe sekarang gua semester akhir. 

Masih menjadi diskursus di twitter, sekarang X. Ada yang bikin tweet "fitur ini tuh bikin orang lain bisa godain cowo lu". Cuitan itu dibales lah dengan orang lain "HUF MALE-CENTERED." Jujur di detik pertama gua baca itu kayak ... hadeh ini lagi, ini lagi. TAPI GAPAPA. Karena di sini lah kita akan membedahnya. Dan gua memaklumi semua tindakan dan perilaku as long as they do no harm.

Sexual selection adalah buku lain dari Darwin, selain natural selectionnya. Dengan 2 poin yang disampaikan, intrasexual selection dan intersexual selection. Gue lebih seneng nyebut yang intrasexual dengan intrasexual competition.

Gua akan memberikan referensi jurnal since bahasan ini mostly gua dengar di podcast dan bercakap-cakap dengan chatgpt. Tapi more of that kita harus setuju dulu bahwa manusia adalah mamals dan bagian dari kingdom animalia. Kenapa teori darwin sexual selection ini ada karena pengamatan yang dilakukan di... burung merak (Petrie, 2021) yang cukup bertentangan dengan natural selectionnya. ASIK GUA MALAS SKRIPSI TAPI NULIS BLOG DENGAN REFERESI. SIAP-SIAP. SIAP BANGET.

Sebenarnya gua pribadi ngerasa tulisan ini terlalu simplified apa yang terjadi di manusia sih. Bahkan cara gua memandang mating game itu sendiri kali ya? Baca ini juga bisa nih kenapa manusia menarik buat jadi subjek penelitian mengenai mating game ini (Wilson, 2017).

Pertama intrasexual competition. Kompetisi antar individu pada jenis kelamin yang sama untuk mendapatkan akses pada pasangan. Pada beberapa spesies bentuknya jelas seperti perkelahian, menunjukkan kekuatan, atau dominasi. Kalau di manusia sebenernya banyak yang kita temuin

Contohnya mungkin kayak ajang kecantikan, kemudian ngerasa dia anak teknik (alpha male), menunjukkan status dalam sosial, ngejelekin cewek lain. ((Baca : “gue lebih desirable dibanding kompetitor gue.”)). Perilaku-perilaku ini bisa berada di dimensi intrasexual competition, meski engga selalu disadari secara langsung oleh tiap pelakunya.

Terus ada intersexual selection yang ngomongin tentang trait apa yang dianggap menarik oleh lawan jenis. Jadi kayak preferensi orang yang dimau terus kita berusaha buat hal-hal tersebut. Kayak misal cewe suka cowo matang dan kaya, cowo suka cewe yang penurut. Berusahalah individu ini menjadi begitu. TAPI SEKALI LAGI INI GA SADAR YA GUYS. 

Contoh lain kayak humor, atraktif, karismatik, sosial status, itu adalah hal-hal yang menarik kan nah akhirnya manusia berkompetisi buat punya itu. Sekali lagi itu bisa jadi dimensi dari sexual selection ini tadi tapi mungkin juga engga, dan perlu digarisbawahi bahwa manusia pun gak sadar dengan traits ini. Tapi ya kita udah cukup modern lah ya untuk define intention kita. Apapun ga salah sih guys mau punya traits karena mating game atau yaudah buat apa kek WKWKWK. APASIH GUA NULIS APA MAAF.

Nah di antara dua hal ini, intrasexual dan intersexual, saat suatu trait dianggap desirable, misal--misal nih ye orang BUMN dah, orang-orang jadi pengen gitu, nanti lomba-lomba deh nunjukin statusnya, dominasinya. Mungkin yang lain berlomba dalam segi seberapa menarik dia, kemampuan sosialnya atau yang lain-lain. Ga semua gitu, ga semua sadar, tapi ada polanya sih bahkan gua lihat dalam perilaku manusia sekitar bahkan yang di internet gitu-gitu.

JUJUR NGALOR NGIDUL mungkin baca-baca lagi aja kali ya tentang sexual selection ini. Dengan membaca dan memahami sisi biologi ini sebenarnya bukan berarti baik ya. Maksudnya kayak ada cewe nih jelekin cewe lain, "oh ini sisi biologis gue", sebagai manusia modern yang sadar, berintegritas, dan punya empati seharusnya kesimpulannya gak gitu ya.

Cemburu mungkin natural. Attention-seeking mungkin natural. Kompetisi romantis mungkin natural. Tapi manusia ga cuman impuls biologis, mungkin WKWKWK. Harusnya kita juga punya refleksi moral dan kemampuan memilih bagaimana kita ingin bertindak.

Jadi tujuan memahami ini bukan untuk, “ya emang manusia dasarnya begitu,” tapi untuk menjadi lebih aware terhadap diri sendiri. Setelah sada kemudian kita punya pilihan, sekadar bereaksi terhadap impuls atau benar-benar mikirin kita mau jadi orang gimana.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

First of all, we break up. Hahaha. Gua cuman nulis 1 post sebelum ini dan menceritakan bahwa gua punya cowo. Tapi di post ini gua udah putus aja. It’s okay. Everyday we learn #diniya’s word. Jadi karena cerita gue putus ini gua ketemulah sama temen-temen gua, healing journey gitu deh. 

Nah temen gua lumayan sedikit kan. This is a friend from my hometown anjay dan cewe. Please i’m still not ready to move guys fyuh. Jadi ya intinya temen gua ini nanya “Apa benda langit yang kamu suka?” Ceritanya pas itu kita lagi jalan ke suatu tempat gitu dan ini jalan di bawah purnama yang cantik banget haha. 

Gua jawab lah bintang, gatau sih karena banyak aja hahaha. Dan yang bikin gua shock pas bagian dia suka bulan, dll. Puitis lah intinya. Sampai titik di mana dia bilang bulan itu mancarin cahaya sendiri di malam yang gelap? Gua mau ngamuk tapi … tapi gak berani. Pas itu gua diem dan ga berani koreksi sih.

Jelek banget fotonya kaya lampu jalan anjir.

So here we are. Mari kita bahas ini. Kita ada di alam semesta yang terdiri dari banyak galaksi ya. Galaksi ini tersusun oleh tata surya/sistem planet yang terdiri dari bintang sebagai pusatnya. Kemudian bintang-bintang ini lagi dikelilingi oleh planet-planet. Planet ini juga ada yang memiliki objek yang mengelilinginya. Maksudnya apa ya? Satelit. Dari NASA, satelit adalah objek yang mengelilingi objek yang lebih besar. Kayak bumi ke matahari, artinya bumi adalah satelit matahari. Dan bulan ke bumi, artinya bulan adalah satelit bumi.

Contoh: Bumi adalah planet. Bumi punya satelit yang namanya bulan. Kita punya tetangga planet, saturnus. Dia juga punya satelit namanya titan. Nah kita punya tata surya dengan 1 bintang yaitu matahari. Matahari ini bintang ya. Di bagian lain ada juga bintang lain dan planet lain yang masih satu galaksi sama kita, galaksi bima sakti/milky way ini. Di alam semesta ini ada 200 miliar lebih galaksi. 200 miliar sebanyak apa ya? Hahaa

Okay concernnya adalah bintang merupakan satu-satunya objek alam semesta yang bercahaya lewat fusi. Waduh fusi lagi buset apaan nih. Gampangnya ada atom-atom hidrogen yang bergabung membentuk atom helium dan ngeluarin energi dalam bentuk cahaya dan panas ya.

Jadi bintang dalam tata surya kita yaitu matahari, itu objek yang bercahaya. Cahaya bulan dan planet sekitar kita itu merupakan pantulan dari cahaya matahari.

Coba nonton Moon Phase Demonstration - National Science Teaching Association di youtube. Hehehe gua lagi di luar sih jadi males attach videonya.

Segitu dulu ya. Bye!

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Judulnya dari chatgpt btw. Lebih tepatnya gua mau ngomong tentang kotak 'ga peduli'. Banyak hal ternyata yang gua masukin ke sana, sampai gua akhirnya lupa. That's my coping mechanism. Gua iri, gua nangis, gua masukin ke sana. Gua ga ikut lomba, fomo, nangis, dan gua masukin lagi ke sana. Gua membandingkan pencapaian gua dengan orang lain, nangis, dan gua masukin ke kotak itu lagi dan lagi.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Gua udah berusaha semampu gua mencari jurnal kredibel untuk memperkuat ucapan-ucapan gua di bawah. Tapi gua tidak menemukannya. Entah gua membaca ini atau mendengar dari dokter ryu atau podcast mating game itu. 

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Feeling gratitude, ga semua orang bisa rasain apa yang gua rasain. Tapi lo percaya gasih bahwa dengan ngeluh terus-terusan, merasa sedih, dan gabisa move on itu juga bagian memupuk keterpurukkan itu?

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

 Hai semua! Beberapa hari lalu kayaknya bnyk banget yang post di instagram tetang mental health. Menurut kalian broken home itu salah satu yang mengganggu mental health ga sih? Kalau menurut aku iya hehe. Yuk kita omongin secara general!

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About me

About Me
Follow

welcome to my blog, luv. Annisa. '02. Borneo. super ordinary gurl hm. Lov yo oll. let me share anything in here

Chit Chat

recent posts

Blog Archive

  • Juni 2026 (1)
  • Mei 2026 (1)
  • Juli 2025 (1)
  • Maret 2025 (1)
  • Oktober 2024 (1)
  • Juni 2024 (2)
  • Mei 2024 (1)
  • November 2022 (1)
  • Oktober 2022 (1)
  • April 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • April 2020 (1)
  • Februari 2020 (1)
  • Oktober 2019 (1)
  • Mei 2019 (1)
  • Desember 2018 (1)
  • Juli 2018 (2)
  • Oktober 2017 (1)
  • Juni 2017 (1)
  • Januari 2017 (1)
  • November 2016 (1)
  • Oktober 2016 (2)
  • September 2016 (1)
  • Agustus 2016 (1)
  • Juli 2016 (2)
  • Juni 2016 (3)
  • Mei 2016 (3)
  • April 2016 (2)
  • Maret 2016 (4)
  • Februari 2016 (1)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates