Screentime and Social Media

by - 06.16

 social media are sucks? agree with me, peeps?

Hi every1 :D aku mau sering nulis-nulis di blog lagi loh, do some journaling, dan belajar selama bulan ramadhan ini. Btw selamat berpuasa untuk semua yang menjalankan ya.

Beberapa bulan ini screentime ku separah itu, sampai 10-12 jam heyyy!!111!!1! PARAH SEKALI KAMU ANNISA. Dan penyebabnya adalah tiktok dan satu aplikasi lain (: aku bisa bangun jam 6 pagi dan tidur jam 3 pagi. Lalu kalian tau apa yang aku lakukan? Ya! Main HP dan jujur aku nyesel banget sampai mangkir dari jadwal-jadwal belajar dan bimbelku cuman gara-gara HP.

Selain permasalahan screentime, my mental not good at all ngelihat sosial media. Jadi, suka iri, merasa gak pernah cukup, membandingkan kebahagiaan, sombong, gak percaya diri, kesel, kepo, dan banyak hal buruk lain.

Sekarang gimana, ann? Yup aku 'do problem solving' tentunya.

1. Hapus tiktok. Tiktok such addictive app. Aku bahkan udah bikin reminder di hp kalo udah lebih 15 menit aku berhenti, tapi tentu hal tersebut pasti tidak mungkin aku ikuti :) kalau ada reminder, pastilah aku klik 'remind me later' :) aku tau tiktok bermanfaat, aku nemu resep, keindahan, produktifitas orang lain, humor, dan lain-lain. TAPIIII yang jadi masalah adalah ; aku lupa punya kehidupan asli. Dan aku tau itu lama-lama jadi...toxic hehehe 

2. Log out dari akun dan komitmen buat berhenti main aplikasi tersebut for a moment. Btw, aplikasi ini juga memberi impact buruk sih ke diriku. Untungnya kalau aku udah log out dari akunku rasanya semua keinginan buat buka aplikasi itu terlepas hahaha. bingung juga

3. Delete all contact. Ini berpengaruh, sangat berpengaruh untuk kesehatan mentalku terutama. Sebenarnya setahun yang lalu aku pernah detox sosial media, aku hapus semua aplikasi. Tapi, zaman sekarang kan penting banget ya untuk komunikasi, terlebih sama keluarga gitu, jadi sekarang aku decide buat hapus semua kontak aja kecuali keluarga. 

Pas awal jujur ini berat banget. Tiap aku buka whatsapp gak nemuin status orang kayak aneh gitu haha. Tapi, gak sampai seminggu udah kebiasa dan merasa tenang bangettttt. Aku merasa sendiri dan manusia-manusia gatau keberadaanku hhahaa.

Well, tahun lalu juga aku deactive salah satu akun instagram karena ngelihat semua orang upload twibbon HAHAHAHAHA and aku rebrand my new instagram, so if u wanna be my mutuals, just hmu di @annsearhmh_

Conclusion ; aku hapus nomor orang-orang, aku hapus following dan followers real life ku, aku deactive instagram lama, dan bikin instagram baru, aku juga hapus mutuals lama di line (kecuali yang masih bisa keep in touch) btw aku lagi pikir-pikir ganti akun line hahaha tapi ada beberapa grup yang aksesnya rada susah dan aku perlu chat admin lagi kalau mau join (grup belajar+penting) jadi mungkin aku bakal pikirin nanti, twitter followersnya temen lama online, yup yang real life aku hapus juga. Itu sih hahha


Apakah aku senang? So far so good. Buktinya sekarang aku bisa ngetik di blog lagi and do other things, kayak baca buku, nonton film hahaha, dan ya besok rencananya pengen beresin rak sepatu. So happy to get my life back


Btw, ini kayak aku nulis random banget gak sih? kayak engga terstruktur gitu. Yauda lah ya

Terima kasih udah baca semua <3

You May Also Like

3 komentar

  1. hei nis, how are you? long time no see

    do you still remember?

    now I also rarely open social media, even whatsapp is also disabled haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haii fauuu, im good now. Hbu??? Akuu inget dongg, ga mungkin lupa.

      I see, aku jg jarang active di WA haha. Do u still active on ig?

      Hapus
    2. finally, aku kira ga bakal kamu balas dalam waktu cepat, seneng banget sih

      I'm good as well, yeah kita sama jarang on medsos

      still active on IG, but not every minute

      Hapus